Piala Dunia Qatar 2022: Bagaimana Qatar perlakukan karyawan stadion?

Hasil undian perputaran final Piala Dunia Qatar 2022 di Qatar sudah di publikasikan. Sama ini, kompetisi besar sepak bola itu siap untuk di adakan di mulai dari 21 November sampai 18 Desember.

Piala Dunia tahun ini di bayang-bayangi beragam pro-kontra — di mulai dari bagaimana Piala Dunia Qatar 2022 dapat memenangi kompetisi menjadi tuan-rumah, apa Qatar memang pas untuk melangsungkan acara kompetisi sepak bola paling besar, sampai permasalahan bagaimana negara ini perlakukan beberapa puluh ribu karyawan yang membuat stadion.

Tindakan pada karyawan migran

Untuk melangsungkan Piala Dunia 2022, Qatar membuat tujuh stadion, satu bandar udara baru, jaringan kereta dan beberapa batas jalan baru.

Tidak kurang dari 30.000 karyawan migran di keluarkan untuk membuat project ini dan Qatar di kritik pada 2016 oleh organisasi hak asasi manusia, Amnesty International karena “mengaplikasikan kerja paksakan”.

Amnesty menjelaskan beberapa karyawan tinggal di akomodasi yang jelek, bayar mahal ongkos penerimaan, upah di tahan dan paspor di ambil alih.

Semenjak 2017, pemerintahan Qatar mengaplikasikan beberapa peraturan membuat perlindungan pekerja migran supaya tidak bekerja pada keadaan suhu yang paling panas, batasi jam kerja dan tingkatkan kualitas fasilitas.

Tapi, organisasi HAM, Human Rights Watch (HRW) dalam laporan pada 2021 menjelaskan karyawan migran “masih alami praktek ilegal pemotongan upah” dan “tidak terima upah sepanjang beberapa bulan, walau sebenarnya telah bekerja berat dengan jam kerja yang panjang”.

Amnesty International menjelaskan walau mekanisme “kafala” atau sponsor sudah di hapus tetapi beberapa pekerja tetap terima penekanan yang berat. Sejauh ini, mekanisme kafala larang pekerja tinggalkan tugas tanpa ijin majikan atau perusahaan.

Jubir pemerintahan menjelaskan ke BBC, “Telah ada perkembangan besar untuk pastikan reformasi betul-betul di aplikasikan.”

Dia menjelaskan, jumlah perusahaan yang menyalahi ketentuan perburuhan “semakin menurun”.

Hasil undian Piala Dunia 2022

Ada 32 negara yang berperan serta dalam Piala Dunia 2022. Mereka di pisah ke delapan group.

Tujuh negara tempati favorit paling atas berdasar rangking FIFA – Brasil, Belgia, Prancis, Argentina, Inggris, Spanyol, dan Portugal – tidak berjumpa keduanya di sesi kualifikasi group. Sebagai tuan-rumah, Qatar, automatis masuk ke “barisan elite” ini.

Berikut pembagian groupnya:

  • Group A : Qatar, Ekuador, Senegal, Belanda.
  • Group B : Inggris, Iran, AS, Wales/Skotlandia/Ukraina.
  • Group C : Argentina, Arab Saudi, Meksiko, Polandia.
  • Group D : Prancis, UEA/Australia/Peru, Denmark, Tunisia.
  • Group E : Spanyol, Kosta Rika/Selandia Baru, Jerman, Jepang.
  • Group F : Belgia, Kanada, Maroko, Kroasia.
  • Group G : Brasil, Serbia, Swiss, Kamerun.
  • Group H : Portugal, Ghana, Uruguay, Korea Selatan.

Masih tetap ada tiga lokasi yang belum berisi karena penangguhan pertandingan-pertandingan play-off, karena agresi Rusia ke Ukraina dan wabah virus corona.

Dua pertandingan final antarbenua akan di adakan di Qatar pada 13 dan 14 Juni. Kosta Rika akan menantang Selandia Baru, dan Peru akan menantang juara Uni Emirat Arab versi Australia, yang berjumpa di play-off Asia di Doha pada 7 Juni.

Beberapa pertandingan itu di pindah dari bulan Maret karena dampak domino wabah virus corona setiap benua. Semua laga kwalifikasi Oseania di adakan pada 17-30 Maret dalam mini kompetisi di Qatar.

Wales, yang usaha untuk capai Piala Dunia pertama mereka semenjak 1958, harus menantang juara Skotlandia versi Ukraina pada set final play-off di bulan Juni. Tetapi, set semi-final itu – yang awalannya di rencanakan pada 24 Maret – di undur karena agresi Rusia ke Ukraina.

Berapakah karyawan yang meninggal?

Pada Februari 2021, media massa Inggris The Guardian menyampaikan 6.500 karyawan migran dari India, Pakistan, Nepal, Bangladesh dan Sri Lanka wafat di Qatar semenjak negara ini memenangi kompetisi menjadi tuan-rumah Piala Dunia 2022.

Kematian itu, yang di publikasikan oleh lima negara Asia ini, tidak di golongkan sebagai kematian pada tempat kerja.

Taruhan Piala Dunia

Tetapi, barisan hak pekerja, FairSquare, menjelaskan ada peluang banyak pada mereka yang meninggal awalnya bekerja di beberapa proyek Piala Dunia.

Pemerintahan Qatar menjelaskan, angka kematian itu terlalu berlebih karena “meliputi beberapa ribu masyarakat asing yang wafat sesudah tinggal dan bekerja di situ sepanjang tahun”.

Di sebutkan juga, “banyak salah satunya yang bekerja tidak di bidang bangunan”.

Qatar menjelaskan di antara 2014 sampai 2020, 37 orang meninggal saat bekerja membuat stadion-stadion Piala Dunia, 34 salah satunya “tidak berkaitan dengan tugas mereka”.

Organisasi Pekerja Internasional (ILO) menjelaskan tidak hitung kematian tiba-tiba antara beberapa karyawan, misalkan mereka yang meninggal karena penyakit serangan jantung dan ketidakberhasilan mekanisme pernafasan, yang di pacu oleh keadaan temperatur udara yang paling panas.

Oleh pemerintahan Qatar kematian ini di kelompokkan sebagai kematian biasa, bukan kematian yang berkaitan dengan keadaan kerja.

ILO kumpulkan sendiri data kematian yang di dapatkan dari beberapa rumah sakit pemerintahan dan service ambulans di Qatar, mencatat semua kematian yang berkaitan dengan Piala Dunia.

Menurut ILO, 50 karyawan meninggal serta lebih 500 yang lain cidera kronis di Qatar sepanjang tahun 2021 saja. Selain itu, 37.000 orang cidera enteng sampai tidak terlampau berat.

Pemicu khusus kematian dan cidera ialah jatuh dari ketinggian, kecelakaan jalan raya, dan terserang benda yang jatuh.

Bagaimana Qatar menjadi tuan-rumah Piala Dunia?

Sorotan langsung tertuju ke Qatar semenjak negara di publikasikan oleh FIFA sebagai pelaksana Piala Dunia di tahun 2010.

Banyak yang terkejut dengan kesuksesan Qatar memenangi kompetisi jadi tuan-rumah Piala Dunia, karena negara ini tidak punyai riwayat sepak bola yang mengagumkan.

tidak pernah maju ke perputaran final. Tetapi Qatar sukses singkirkan beberapa negara seperti Amerika Serikat, Australia, Korea Utara, dan Jepang.

Keputusan ini munculkan sangkaan beberapa pengurus FIFA “terima suap dari Qatar” walau penyidikan mandiri yang di buat FIFA tidak mendapati bukti keraguan itu.

Qatar menentang dakwaan sudah beli suara tetapi penyidikan oleh faksi berkuasa Prancis masih berjalan dan pada 2020 Amerika mendakwa tiga petinggi FIFA terima bayaran.

Kenapa Piala Dunia 2022 di adakan November-Desember?

Perputaran final Piala Dunia umumnya di gelar pada Juni sampai Juli.

Tetapi, suhu pada bulan-bulan ini di Qatar capai 41C dan dapat capai 50C, terlampau panas untuk ada di luar, apa lagi bermain di atas lapangan sepanjang 90 menit.

Pada proses penyalonan jadi tuan-rumah, Qatar janjikan tehnologi pendinginan udara yang hendak terpasang di stadion, tempat latihan dan zone untuk pencinta sepak bola. Di sebutkan, temperatur udara di beberapa tempat ini akan di tata di range 23C.

Tapi pada 2015, FIFA putuskan Piala Dunia 2022 di adakan saat belahan Bumi utara alami musim dingin.

Di tetapkan, Piala Dunia sah di buka pada 21 November dan pertandingan final di adakan pada 18 Desember. Tetapi, agenda ini bertubrukan dengan agenda liga lokal di beberapa negara.

Itu maknanya, Liga Primer di Inggris harus liburkan persaingan di antara 13 November sampai 26 Desember.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.